Senin, 15 September 2025, Pembakal, perwakilan Aparatur Desa Mekar Raya dan jajaran Satlinmas melaksanakan kerja bakti massal dalam rangka World Clean up Day atau Hari Bersih-bersih Sedunia. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari surat Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar Nomor 600.4.15/1464-PSLB3/DPRKPLH tanggal 9 September 2025 Perihal Kerja Bakti Massal dalam rangka World Cleanup Day 2025.
Berikut adalah fakta mengenai WCD yang mungkin belum banyak diketahui yang sudah penulis rangkum dari berbagai sumber :
World Cleanup Day (WCD) atau Hari Bersih-Bersih Sedunia, sebuah aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk melakukan kegiatan bersih-bersih serentak demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan bumi dan mengurangi masalah sampah. Diinisiasi oleh organisasi internasional, Let's Do It World Foundation di Estonia tahun 2008.
Tema WCD 2025 adalah "Tackling Textile and Fashion Waste Through Circular Fashion" dengan ajakan khusus bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gerakan 5% dengan slogan "Strive for Five" guna menciptakan titik kritis sosial untuk perubahan yang berkelanjutan. Fokus ini membahas isu penting limbah tekstil, yang diperparah oleh industri fast fashion dan kontribusinya terhadap sampah TPA dan pencemaran lingkungan.
Ajang Conference of the Parties (COP) ke-28 di Dubai pertemuan tahunan negara-negara anggota UNFCCC yang membahas dan mengatasi isu perubahan iklim, menetapkan secara resmi tanggal 20 September sebagai World Cleanup Day dalam kalender PBB sejak 2024.
#kamil3juta, hashtag kampanye yang digunakan pada gerakan World Cleanup Day Indonesia untuk mengumpulkan 13 juta relawan dari seluruh Indonesia yang berkomitmen untuk melakukan aksi pungut sampah, terutama untuk meningkatkan kesadaran akan masalah sampah dan mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas sampah. Angka 13 juta adalah target untuk melibatkan 5% dari populasi Indonesia sebagai bagian dari aksi gotong royong terbesar di dunia.
(By : Hendri Juliano)